You need to enable javaScript to run this app.

Praktik Baik Kepala Sekolah

  • Selasa, 05 November 2024
  • SMP Negeri 6 Singaraja
  • 0 komentar

Sekolah merupakan suatu lembaga yang mempunyai berbagai komponen pendidikan yang harus dikelola oleh seorang manajer sekaligus leader dalam lembaga pendidikan. Kepala sekolah sebagai seorang pemimpin mempunyai peran aktif dan senantiasa berpengaruh dalam segala masalah yang berkaitan denngan kebutuhan staff, guru dan peserta didik di sekolah. Kepala sekolah bertanggung jawab terhadap keberhasilan penyelenggaraan pendidikan dengan cara melaksanakan administrasi sekolah dengan seluruh substansinya, disamping itu kepala sekolah bertanggung jawab terhadap kualitas sumber daya yang ada agar mereka mampu menjalankan tugas-tugas sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. 

Praktik baik kepala sekolah adalah pengalaman terbaik yang dimiliki kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Praktik baik ini dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan sekolah, proses pembelajaran, dan pengembangan kapasitas kepala sekolah, guru, maupun siswa.  Kepala sekolah memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kinerja sekolah secara keseluruhan. Peran kepala sekolah tidak hanya terbatas pada aspek administratif, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kinerja tenaga pengajar. Praktik baik dapat berupa kumpulan kebijakan atau praktik yang memiliki satu topik perbaikan. Praktik baik dapat membantu kepala sekolah, pengawas sekolah, atau guru untuk memperbaiki kebijakan, keadaan sekolah, kompetensi guru, atau yang serupa. Beberapa contoh praktik baik yang telah dilakukan oleh Kepala SMP Negeri 6 Singaraja yaitu :
 
1. Implementasi Tindak Lanjut Hasil Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Tik Melalui Pembimbingan dengan Shoping di SMPN 2 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017
Penelitian ini dilaksanakan dengan subjek 26 orang guru di SMP Negeri 2 Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan dan supervisi akademik kepala sekolah tahun ajaran 2015/2016. Permasalahan ini diidentifikasi karena 1) sebagian besar guru belum terbiasa menggunakan komputer, 2) guru-guru yang sudah bisa komputer belum memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis TIK melalui pembimbingan, dilaksanakan dengan inovasi menggabungkan metode workshop dan mentoring (shoping).
2. Pembelajaran Diferensial Dengan "Mantera Pemuas"
 ‘Mantera pemuas’ dalam penelitian ini merupakan singkatan dari manajemen pembelajaran di luar kelas yaitu suatu tindakan penelitian dengan cara mewajibkan guru menerapkan pembelajaran di luar kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan guru. Berdasarkan hasil tersebut serta didukung hasil wawancara tanggapan siswa menunjukkan bahwa manajemen terapkan pembelajaran di luar kelas (mantera pemuas) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 6 Singaraja pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 serta kualitas pembelajaran guru.
 
3. Produk ‘Meme Kar Nyampat’ Di Sekolah
Kalimat “Meme Kar Nyampat” pada laporan ini merupakan singkatan dari Melayani Melalui Karya Nyata yang Bermanfaat, merupakan hasil nyata atau produk dari praktik baik kepala sekolah yang dilakukan dengan konsep melayani melalui karya nyata yang bermanfaat di sekolah, untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah baik dalam bidang manajemen maupun supervisi akademik, baik yang bersifat individu maupun berkelompok
 
4. Jejak Kompetitif Sang Kepala Sekolah
Semangat kompetitif seorang kepala sekolah yang telah terbentuk sejak masa menjadi guru memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan sekolah yang dipimpinnya. Kepala sekolah yang memiliki pengalaman berkompetisi dan memperoleh berbagai prestasi mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya mengandalkan teori kepemimpinan, tetapi juga berlatih nyata dalam mengelola sekolah. Laporan praktik baik ini merupakan rekapan prestasi yang diraih saat berkompetisi sejak menjadi guru hingga diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
 
5. Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Bangun Ruang Dengan Menggunakan Alat Peraga Bangun Ruang Pada Siswa Kelas IX A Semester I SMP Negeri 2 Sukasada Tahun Ajaran 2017/2018
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa.Lokasi penelitian ini di SMP Negeri 2 Sukasada Kecamatan Sukasada dengan jumlah siswa 32 orang.Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes pemahaman konsep yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan,(3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal pembelajaran siswa kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatian siswa pada penjelasan guru sangat kecil sehingga nilai rata-rata siswa hanya sebesar 51,23 Setelah tindakan siklus I pemahaman konsep siswa meningkat menjadi rata-rata 63,19 dengan katagori sedang dan memiliki prosentase ketuntasan klasikal sebesar 40,63% meningkat pada siklus II menjadi 77,66 dengan katagori tinggi dan memiliki prosentase ketuntasan klasikal sebesar 81,23 dan pada siklus III meningkat lagi dengan rata- rata 84,59 dengan prosentase ketuntasan klasikal sebesar 100%.
 
6. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Berbantuan BAI Dan LKS Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Bagi Siswa Kelas IX A SMP Negeri 2 Sukasada Tahun Ajaran 2017/2018
Penelitian dilakukan karena di kelas tersebut hasil belajar dalam pelajaran matematika siswa rendah dan kurangnya semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa, dan (2) meningkatkan semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan Bahan Ajar Interaktif (BAI) dan Lembar Kerja Siswa (LKS) . Hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan BAI dan LKS dapat meningkatkan prestasi belajar matematika bagi siswa kelas IXA SMP Negeri 2 Sukasada pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018.
 
7. Implementasi Tindak Lanjut Hasil Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Berbasis TIK Melalui Pembimbingan Dengan Shoping Di SMP NEGERI 2 Sukasada Tahun Ajaran 2016/2017
Penelitian dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan dan supervisi akademik kepala sekolah serta Evaluasi Diri Sekolah (EDS) tahun ajaran 2015/2016 salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah pada standar proses khususnya dalam pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Permasalahan ini diidentifikasi karena 1) sebagian besar guru belum terbiasa menggunakan komputer, 2) guru-guru yang sudah bisa komputer belum memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis TIK melalui pembimbingan, dilaksanakan dengan inovasi menggabungkan metode workshop dan mentoring (shoping). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis TIK di SMP Negeri 2 Sukasada dapat dinyatakan meningkat melalui pembimbingan dengan metode workshop dan mentoring (shoping).
 
8. Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018 Melalui Gerakan Literasi Sekolah Dengan POCARI DAN PUDING
Berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan bahwa minat baca siswa di SMP Negeri 2 Sukasada masih sangat rendah. Oleh karena itu untuk meningkatkan minat baca siswa diperlukan langkah inovatif dan strategis. Salah satu langkah inovatif adalah pengadaan pojok baca asri (pocari) dan perpustakaan dinding (puding) di sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa yang sangat rendah. Presentase ketuntasan minat baca pada siklus II ini telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan dengan demikian siklus dinyatakan tidak dilanjutkan dengan kesimpulan bahwa melalui Gerakan Literasi Sekolah dengan adanya pojok baca asri dan perpustakaan dinding di sekolah dapat meningkatkan minat baca siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sukasada Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018.
 
9. Mantera Pemuas Dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 6 Singaraja Pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2019/2020
Best Practice dengan inovasi ‘mantera pemuas’ yang merupakan singkatan dari manajemen pembelajaran di luar kelas yaitu suata tindakan Best Practice dengan cara mewajibkan guru menerapkan pembelajaran di luar kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan guru. Berdasarkan hasil tersebut serta didukung hasil wawancara tanggapan siswa menunjukkan bahwa manajemen terapkan pembelajaran di luar kelas (mantera pemuas) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 6 Singaraja pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 serta kualitas pembelajaran guru.
 
10. Implementasi Manajemen Strategi Pembelajaran Jarak Jauh Di SMP Negeri 6 Singaraja Dengan Shoping Online Tahun 2020
Best Practice ini dilaksanakan tahun 2020 diSMP SMP Negeri 6 Singaraja, saat dunia pendidikan ikut merasakan dampak dari Pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut kepala sekolah mengambil tindakan dengan melakukan manajemen strategi pada pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 6 Singaraja melalui workshop dan mentoring (Shoping) dengan melakukan kegiatan-kegiatan workshop dan mentoring yang melipatkan kepala sekolah, guru dan narasumber baik dari luar sekolah melalui webinar / workshop online maupun mentoring / pendampingan dari kepala sekolah atau guru-guru yang sudah memahami penggunaan aplikasi pembelajaran online untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik dengan daring maupun luring.
 
 
 
Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

I Made Jimat., S.Pd.,M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Seraya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, disertai perasaan bangga saya menuliskan kata sambutan Kepala sekolah,...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda tentang SMP Negeri 6 Singaraja

Hasil